Home Brand The Founder

 

 

Salah satu Pendiri MINISO: Miyake Junya

Miyake Junya telah menjadi penggagas dan pendukung untuk produk praktis, berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Dirinya adalah seorang desainer untuk beberapa merek mode internasional dan merek kasual. Saat ini Miyake Junya selain sebagai salah satu pendiri, juga menjabat menjadi kepala desainer di MINISO.

Miyake Junya lulusan dari Bunka Fashion College (Akademi Fashion terbesar di Jepang, peringkat 3 dari lembaga Fashion Dunia), sama seperti Kenzo Takada (pendiri KENZO), Yohji Yamamoto dan Junko Koshellono. Setelah lulus Minyake Junya dengan cepat muncul di dunia mode, dengan filosofi desain “Sederhana, alami dan berkualitas” dan juga “Kembali ke esensi”. Dirinya menjadi pemimpin sekolah aliran “Gaya hidup alami” di Jepang dan telah dikontrak berabagai merek ternama dunia.

Saat ini Jepang, Amerika dan Eropa sedang mengalami kemunduran ekonomi, dimana konsumen saat ini membutuhkan produk berkualitas dengan harga terjangkau. Miyake Junya bersama dengan rekan-rekan desainer yang memiliki prinsip yang sama dan pemerhati lingkungan di Tokyo meluncurkan gerakan kampanye mengedukasi konsumen untuk menggunakan produk asli, dengan harga terjangkau dan dapat meningkatkan kualitas hidup. Hal ini-lah yang menjadi fokus bisnis MINISO.

 

 

Salah satu Pendiri MINISO: Ye Guofu

Ye Guofu sangat menguasai bidang mode di China dan dapat memanfaatkan momentum transformasi ekonomi China menjadi peluang untuk meningkatkan pola konsumsi masyarakat sekaligus membuka model bisnis baru di China. Model bisnis ini pada akhirnya menguasai mayoritas distribusi langsung melalui toko di China. Ye di tahun 2013 membentuk tim desainer dari Jepang untuk menjadi pemegang saham dan mendirikan MINISO. Mereka membuka 1000 toko di tiga tahun pertama dan di tahun 2015 pendapatan Miniso mencapai 5 Milliar RMB dan ditargetkan akan tumbuh mencapai 10 miliar RMB pada tahun 2016. MINISO saat ini dianggap sebagai kompetitor utama dari Uniglo, MUJI dan Watsons.

Ye Guofu menganggap pernyataan “Semakin mahal produk, maka semakin bagus kualitasnya” hanyalah alasan perusahaan-perusahaan besar mencari cara untuk menjual produk dengan harga mahal. Banyak orang mengatakan “Produk murah pasti berkualitas rendah” pemikiran ini berasal dari model pemasaran masa lampau. Saat ini di China sudah mulai muncul statement “Produk bagus namun dengan harga terjangkau”, Ye berpikir bahwa keunggulan suatu merek harus dapat dinikmati jutaan konsumen, dari pada hanya dapat dinikmati oleh beberapa orang saja yang mampu. Nilai inilah yang mendorong munculnya MINISO.